Apabila menemukan huruf mim atau nun yang bertasydid, maka disana terdapat hukum ghunnah musyahaddah. Dalam ilmu tajwid, hukum mim dan nun yang bertasydid dikenal dengan istilah ghunnah musyaddadah.

Ghunnah menurut artinya dengung, musyaddadah artinya bertasydid atau memakai tasydid. Jadi pengertian ghunnah musyaddadah adalah huruf mim dan nun dalam keadaan bertasydid.

Cara membaca ghunnah musyaddadah yaitu dengan menghentakkan suara mim atau nun yang bertasydid, didengungkan secara nyata ke pangkal hidung, selama dua harakat/ ketukan.

Pada waktu mengghunnahkan huruf mim yang bertasydid, kedua bibir haruslah dalam keadaan tertutup karena makhraj mim hanya terjadi jika kedua bibir dalam keadaan tertutup. Sebaliknya ketika mengghunnahkan huruf nun yang bertasydid, kedua bibir tidak boleh tertutup karena makhraj nun hanya terjadi jika kedua bibir dalam keadaan terbuka dan pada saat bersamaan ujung lidah menekan (gigi seri atas).

  1. مّ didengungkan : 2 harakat. Contoh : عَمَّ يَتَسآ ءَ لُوْنَ
  2. نّ didengungkan : 2 harakat. Contoh : عَنِ النَّيَإِ الْعَظِيْمِ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.